FilmIndo21: daftar isi film, 155 judul menurut abjad dari angka sampai huruf Y

Sebuah buku yang baik dibuka dengan daftar isi, dan FilmIndo21 adalah daftar isi itu sendiri. Seluruh 155 film tertulis di halaman ini menurut abjad, dalam lima belas kelompok huruf, dari 1 Kakak 7 Ponakan sampai Your Place or Mine. Tiap baris memuat poster kecil, judul, tahun, genre, dan rating, seperti nomor halaman di ujung garis titik-titik.

Daftar isi: pilih hurufnya

0–9 · AAngka dan huruf A

Buka halaman (11)

E · FHuruf E dan F

Buka halaman (11)

I · JHuruf I dan J

Buka halaman (11)

K · LHuruf K dan L

Buka halaman (12)

N · OHuruf N dan O

Buka halaman (7)

P · RHuruf P dan R

Buka halaman (10)

U · V · W · YHuruf U sampai Y

Buka halaman (12)

Panduan FilmIndo21

FilmIndo21: daftar isi film, 155 judul menurut abjad dari angka sampai huruf Y

Bagian yang paling sering dibuka dari sebuah buku tebal adalah daftar isinya. Di sana seluruh isi buku terlihat dalam sekali pandang, tersusun rapi, tiap baris berakhir dengan nomor halaman. FilmIndo21 memperlakukan katalog film dengan cara itu. Halaman depan kami adalah daftar isi, dan seluruh 155 film tertulis di dalamnya.

Susunannya menurut abjad, cara paling tua dan paling adil untuk menyusun apa pun. Ada lima belas kelompok huruf, dari angka dan huruf A sampai kelompok U, V, W, dan Y. Film pertama dalam daftar adalah 1 Kakak 7 Ponakan, dan film terakhir adalah Your Place or Mine. Tiap film berada di tepat satu kelompok huruf.

Tiap baris memuat poster kecil, judul, tahun, genre, dan durasi, lalu garis titik-titik menuju rating di ujung kanan, seperti nomor halaman. Anda mencari huruf, menelusuri baris, dan menekan judul yang dimaksud.

Mengapa menyusun film menurut abjad

Abjad punya satu kelebihan yang jarang dimiliki cara lain: semua orang sudah menguasainya sejak kelas satu. Untuk memakainya, cukup tahu judul film yang dicari. Seorang kakek yang mencari film masa mudanya dan seorang anak yang mencari film kartun memakai tangga yang sama, dari A sampai Z.

Abjad juga memperlakukan semua film setara. Film baru dan film lama, film berating tinggi dan film santai, film Indonesia dan film mancanegara berdiri berdampingan, hanya karena huruf pertamanya sama. Bebas berdiri di antara A Beautiful Mind dan Before Sunrise. Gie berdiri di antara Geez & Ann dan The Golden Compass.

Pertemuan kebetulan semacam itu adalah kesenangan sebuah daftar isi. Anda datang mencari satu judul, lalu mata Anda tersangkut pada judul di baris sebelahnya. Uraian gagasannya ada di Daftar isi A sampai Z.

Cara judul diurutkan

Ada tiga aturan, dan semuanya lazim dipakai pustakawan. Pertama, kata sandang bahasa Inggris di depan judul dilewati. The Breakfast Club diurutkan di huruf B, The Holiday di huruf H, dan A Beautiful Mind di huruf B. Tujuh belas judul di katalog ini diawali The dan tiga diawali A, dan dengan aturan ini huruf T terhindar dari penumpukan.

Kedua, judul yang diawali angka berada sebelum huruf A. Ada tiga: 1 Kakak 7 Ponakan, 17 Again, dan 5 cm. Angka diurutkan menurut nilainya: 1 lebih dulu, lalu 5, lalu 17.

Ketiga, huruf besar dan huruf kecil diperlakukan sama, dan tanda baca diabaikan. tick, tick... BOOM!, yang judulnya sengaja ditulis dengan huruf kecil, tetap berada di huruf T. Penjelasan lengkapnya ada di Cara mengurutkan judul.

Deret huruf di beranda

Di bawah judul halaman ada deret lima belas petak huruf, masing-masing dengan jumlah judulnya. Tekan sebuah petak dan halaman bergulir ke kelompok huruf itu. Di sana semua judulnya tertulis lengkap, dalam dua kolom di layar lebar dan satu kolom di ponsel.

Di kepala tiap kelompok ada tombol "Buka halaman" yang membawa Anda ke halaman tersendiri untuk huruf itu. Di bawah lima belas kelompok ada panduan yang sedang Anda baca. Seluruh katalog, 155 baris, dapat digulir dari atas ke bawah dalam satu halaman.

Bagi pengunjung baru, langkah-langkah pertama dirangkum di Mulai di FilmIndo21.

Angka dan huruf A: sebelas judul

Daftar isi dibuka oleh tiga judul berangka, lalu delapan judul berhuruf A. Enam dari sebelas judul ini film Indonesia, perbandingan tertinggi di antara semua kelompok.

Baris pertama seluruh daftar adalah 1 Kakak 7 Ponakan, yang kebetulan juga salah satu film berating tertinggi di katalog, 8,4. Sesudahnya 5 cm dan 17 Again. Huruf A dimulai dengan dua judul berbentuk pertanyaan: Ada Apa dengan Cinta? dan Ada Apa Dengan Cinta? 2.

Lalu Ali & Ratu Ratu Queens, Alice in Wonderland, American Underdog, dan satu pertanyaan lagi, Are We Done Yet?. The Art of Racing in the Rain, berating 8,1, berada di sini karena kata The dilewati. Aruna & Lidahnya menutup kelompok.

Huruf B: sebelas judul

Huruf B mencatat rata-rata rating 7,31, tertinggi bersama kelompok I dan J. Dua filmnya berating 8,0: Bebas dan Before Sunrise.

Urutannya: Back of the Net, A Beautiful Mind, Bebas, Before Sunrise, Before Sunset, Belfast, Big, Blinded by the Light, The Breakfast Club, Bride Wars, dan Bumi Manusia.

Perhatikan dua film Before yang berdiri berurutan. Abjad kebetulan menyusunnya sesuai urutan cerita, karena Sunrise datang sebelum Sunset, di kamus maupun di langit. Perhatikan pula Big, judul tiga huruf, bersebelahan dengan Blinded by the Light, judul empat kata.

Huruf C: empat belas judul

Inilah kelompok terbesar. Huruf C begitu ramai karena tiga hal: nama Christmas, nama Charlie dan Christopher, serta kata Indonesia berawalan C seperti cek, catatan, dan cinta.

Urutannya: Candy Cane Lane, Catatan Akhir Sekolah, Cek Toko Sebelah, Cek Toko Sebelah 2, Charlie and the Chocolate Factory, Chef, Choose Love, Christmas at the Palace, Christmas with the Kranks, Christopher Robin, The Chronicles of Narnia: The Voyage of the Dawn Treader, CODA, Crazy Rich Asians, dan Critical Eleven.

Di sini berdiri judul terpanjang di seluruh katalog, film Narnia dengan sepuluh kata dan 56 huruf serta tanda baca. Dua baris di bawahnya ada CODA, empat huruf. Rata-rata rating kelompok ini 6,73, dengan CODA dan Cek Toko Sebelah 2 di puncak, sama-sama 7,9.

Huruf D: tujuh judul

Kelompok kecil dengan dua tema: Dilan dan anjing. Dilan 1990 dan Dilan 1991 membuka kelompok, dan abjad sekali lagi menyusunnya sesuai urutan cerita.

Sesudahnya Dog Gone dan A Dog's Purpose, dua film anjing yang bertetangga karena kata A dilewati. Lalu Dolittle, Dora and the Lost City of Gold, dan Dumbo. Empat dari tujuh judul di huruf ini memuat nama tokoh utamanya: Dilan, Dolittle, Dora, dan Dumbo.

Huruf E dan F: sebelas judul

Huruf E hanya punya dua judul, keduanya satu kata dan keduanya nama: Elf dan Elvis. Karena itu ia digabung dengan huruf F yang punya sembilan.

Huruf F dibuka oleh judul terpendek di seluruh katalog: F1, dua tanda saja. Lalu Ferris Bueller's Day Off, Filosofi Kopi, Find Me Falling, Fisherman's Friends, Flipped, Flora and Son, The Founder, dan Four Christmases.

Flipped memimpin kelompok dengan rating 8,0. Dua judul di sini memakai tanda kepemilikan bahasa Inggris, milik Ferris Bueller dan milik para nelayan, sebuah bentuk yang jarang ada dalam judul Indonesia.

Huruf G: enam judul

Kelompok terkecil yang berdiri sendiri. Separuhnya film Indonesia: Geez & Ann, Gie, dan Gundala. Separuhnya film dunia: The Golden Compass, Goodbye June, dan Groundhog Day.

Groundhog Day memimpin dengan rating 7,6, dan judulnya telah menjadi ungkapan sehari-hari dalam bahasa Inggris untuk hari yang terasa berulang. Gie, tiga huruf, adalah salah satu dari empat judul terpendek di katalog.

Huruf H: dua belas judul

Huruf H adalah kelompok terbesar kedua, dan penyebabnya satu kata: home. Empat judul berurutan diawali kata itu: Home Alone 2: Lost in New York, Home Sweet Home Alone, Home Sweet Loan, dan Home Team. Judul kedua bahkan memuatnya dua kali.

Di antara empat rumah itu terselip satu film Indonesia berjudul Inggris, Home Sweet Loan, yang memimpin kelompok dengan rating 8,1. Plesetan pada judulnya, dari ungkapan home sweet home, menjelaskan seluruh isi film dalam tiga kata.

Judul lain di huruf H: Hachi: A Dog's Tale, Hari Ini Akan Kita Ceritakan Nanti, Hello, Goodbye, and Everything in Between, High School Musical, The Hobbit: The Desolation of Smaug, The Holiday, Hugo, dan Hunt for the Wilderpeople. Tiga film di kelompok ini berating 8,0 atau lebih.

Huruf I dan J: sebelas judul

Huruf I punya dua judul, Imperfect: Karier, Cinta & Timbangan dan Irish Wish, lalu huruf J menyusul dengan sembilan. Kelompok ini mencatat rata-rata rating 7,31 dan memuat film berating tertinggi di seluruh katalog.

Film itu adalah Jatuh Cinta Seperti di Film-Film, 8,8, yang judulnya sendiri sudah berupa kalimat utuh. Di sekitarnya berdiri Janji Joni, Jumanji, Jumanji: The Next Level, Jumbo, June & Kopi, The Jungle Book, Jungle Cruise, dan Jurassic Park.

Huruf J kaya bunyi yang berulang. Janji Joni, Jumanji, Jumbo, June, Jungle, Jurassic: hampir semuanya enak diucapkan keras-keras. Para pemberi judul tahu bahwa bunyi yang berima mudah diingat, dan huruf J adalah buktinya.

Huruf K dan L: dua belas judul

Huruf K punya tiga judul, dan dua di antaranya sangat Indonesia: Kartini dan Keluarga Cemara. Yang ketiga adalah King Richard. Huruf L menyusul dengan sembilan judul.

Urutan huruf L: La Dolce Villa, Laskar Pelangi, The Last Sunrise, Liar Liar, The Life List, Limbo, Lion, Little Miss Sunshine, dan The Love Hypothesis. Tiga film di kelompok ini berating 8,0 atau lebih: Keluarga Cemara, Lion, dan The Love Hypothesis.

Liar Liar adalah satu-satunya judul di katalog yang terdiri atas satu kata yang diulang dalam bahasa Inggris. Bahasa Indonesia punya padanannya di huruf N. Dan La Dolce Villa adalah satu-satunya judul berbahasa Italia, plesetan dari ungkapan tentang hidup yang manis.

Huruf M: sebelas judul

Huruf M dimulai dengan seruan: Mamma Mia!. Lalu The Map That Leads to You, Marley & Me, Mary Poppins, Mary Poppins Returns, Middle School: The Worst Years of My Life, Milly & Mamet, Moneyball, Mr. Popper's Penguins, Music and Lyrics, dan My Stupid Boss.

Ini huruf nama-nama: Marley, Mary, Milly, Mamet, Popper. Dua judul memakai tanda & untuk menyatukan dua nama. Mary Poppins, film tertua di katalog, memimpin dengan rating 7,6, dan lanjutannya berdiri tepat di baris berikutnya.

Huruf N dan O: tujuh judul

Huruf N sangat Indonesia: Nanti Kita Cerita tentang Hari Ini, Negeri 5 Menara, dan Ngeri-Ngeri Sedap, disusul dua judul Inggris, Night at the Museum: Secret of the Tomb dan Notting Hill. Huruf O punya dua: Oh. What. Fun. dan Orang Kaya Baru.

Ngeri-Ngeri Sedap, berating 8,0, adalah judul dengan kata ulang, bentuk yang khas bahasa kita, dan ungkapannya berasal dari cara orang Batak menyebut sesuatu yang menegangkan sekaligus nikmat. Oh. What. Fun. adalah satu-satunya judul yang memberi titik pada tiap katanya.

Nanti Kita Cerita tentang Hari Ini adalah judul enam kata yang terdengar seperti janji seorang ayah. Bandingkan dengan prekuelnya di huruf H, yang membalik kalimat itu.

Huruf P dan R: sepuluh judul

Huruf P punya sembilan judul: Paddington, The Peanut Butter Falcon, A Perfect Fit, Petualangan Sherina, Petualangan Sherina 2, Picture This, Pitch Perfect 2, Pitch Perfect 3, dan The Prince & Me. Huruf R hanya punya satu, Rain Man, huruf paling sepi di antara yang terisi.

Kata perfect muncul tiga kali di kelompok ini. Dan dua pasang film bernomor berdiri berurutan: petualangan pertama dan kedua Sherina, serta film kedua dan ketiga kelompok vokal Bellas. Petualangan Sherina memimpin dengan rating 7,9.

Huruf S: sebelas judul

Enam dari sebelas judul huruf S adalah film Indonesia, dan rata-rata ratingnya 7,29. Urutannya: Sang Pemimpi, The Secret Life of Walter Mitty, Sing Street, Slumberland, The Social Network, Sore: Istri Dari Masa Depan, Sri Asih, Star Trek Beyond, Surat untuk Masa Mudaku, Susah Sinyal, dan Sweet 20.

Dua judul di sini memuat kata masa: masa depan dan masa muda. Susah Sinyal adalah contoh judul Indonesia yang menangkap keluhan sehari-hari dalam dua kata. Sing Street dan Surat untuk Masa Mudaku memimpin dengan 7,9.

Huruf T: sembilan judul

Andai kata sandang ikut dihitung, huruf T akan memuat 26 judul. Dengan aturan pustakawan ia memuat sembilan: Tenggelamnya Kapal Van Der Wijck, Terlalu Tampan, Tesla, This Christmas, tick, tick... BOOM!, To All the Boys I've Loved Before, Togo, Too Close for Christmas, dan Tucker: The Man and His Dream.

Togo memimpin dengan rating 8,1. Tenggelamnya Kapal Van Der Wijck adalah judul yang menceritakan akhir kisahnya sejak sampul, kebiasaan roman lama. Dan tick, tick... BOOM! meniru bunyi jam dan ledakan, satu-satunya judul di katalog yang berupa tiruan bunyi.

Huruf U, V, W, dan Y: dua belas judul

Kelompok terakhir menyatukan empat huruf. U: Uncle Drew dan Upgraded. V: Valentine's Day dan Voicemails for Isabelle. W: Warkop DKI Reborn: Jangkrik Boss! Part 1, We Bought a Zoo, Wiro Sableng: Pendekar Kapak Maut Naga Geni 212, Wonder, Words on Bathroom Walls, dan The Wrong Paris. Y: You've Got Mail dan Your Place or Mine.

Dua judul Indonesia terpanjang berdiri di huruf W, masing-masing dengan titik dua dan anak judul. Di antara keduanya ada Wonder, satu kata, enam huruf, rating 8,1. Voicemails for Isabelle memimpin kelompok dengan 8,3.

Daftar isi ditutup oleh sebuah pilihan yang terdengar seperti pertanyaan: Your Place or Mine. Dari 1 Kakak sampai Your Place: 155 baris, satu abjad.

Daftar isi dalam angka

Seratus lima puluh lima judul tersebar di dua puluh dua huruf dan tiga angka pembuka. Huruf C paling ramai dengan empat belas judul, disusul H dengan dua belas, lalu B, M, dan S dengan masing-masing sebelas.

Huruf paling sepi adalah R dengan satu judul. Enam huruf hanya punya dua judul: E, I, O, U, V, dan Y. Menariknya, empat di antaranya huruf hidup. Judul film, dalam bahasa Indonesia maupun Inggris, lebih suka dimulai dengan huruf mati yang tegas.

Tiga huruf kosong sama sekali: Q, X, dan Z. Itu wajar, karena ketiganya memang huruf paling jarang di awal kata dalam kedua bahasa. Catatan tentangnya ada di Huruf yang kosong.

Panjang dan pendeknya judul

Rata-rata judul di katalog ini terdiri atas tiga kata dan enam belas huruf. Judul dua kata paling banyak, 49 film, disusul judul tiga kata dengan 38 film, judul satu kata dengan 26 film, dan judul empat kata dengan 21 film. Hanya 21 judul yang lebih panjang daripada empat kata.

Juara panjang adalah The Chronicles of Narnia: The Voyage of the Dawn Treader: sepuluh kata. Di belakangnya Wiro Sableng: Pendekar Kapak Maut Naga Geni 212 dengan delapan kata termasuk angkanya. Middle School: The Worst Years of My Life dan Hello, Goodbye, and Everything in Between juga termasuk yang terpanjang.

Juara pendek adalah F1, disusul tiga judul tiga huruf: Big, Elf, dan Gie. Lalu 5 cm dan CODA. Judul pendek mudah diingat dan enak dicetak besar di poster. Judul panjang biasanya milik film berseri, yang perlu menyebut nama serinya lebih dulu.

Dua puluh enam judul satu kata

Satu dari enam film di katalog ini berjudul satu kata, dan daftar gabungannya ada di halaman Judul satu kata. Rata-rata rating ke-26 film itu 7,21, di atas rata-rata katalog yang 7,03, dan lima di antaranya berating 8,0 atau lebih: Wonder, Togo, Lion, Flipped, dan Bebas.

Sebagian besar judul satu kata adalah nama. Nama orang: Elvis, Tesla, Hugo, Kartini, Gie, Dolittle. Nama hewan dan makhluk: Togo, Dumbo, Paddington, Jumbo. Nama tempat: Belfast, Slumberland. Nama jagoan: Gundala.

Sisanya adalah kata benda atau kata sifat yang merangkum film: Wonder, Big, Chef, Limbo, Flipped, Upgraded, Bebas, Moneyball. Dibutuhkan keyakinan untuk memberi film satu kata saja, dan penonton tampaknya menghargainya. Ulasannya ada di Judul satu kata.

Enam belas judul berangka

Enam belas judul memuat angka, dan sebelas di antaranya film Indonesia. Angka dalam judul punya empat tugas berbeda.

Tugas pertama, nomor lanjutan: Home Alone 2: Lost in New York, Pitch Perfect 2, Pitch Perfect 3, Ada Apa Dengan Cinta? 2, Petualangan Sherina 2, Cek Toko Sebelah 2, dan Warkop DKI Reborn: Jangkrik Boss! Part 1. Tugas kedua, tahun: Dilan 1990 dan Dilan 1991, yang memakai angka untuk memberi tahu zaman ceritanya.

Tugas ketiga, hitungan: 1 Kakak 7 Ponakan, Negeri 5 Menara, 5 cm, 17 Again, dan Sweet 20. Di sini angka adalah bagian cerita: tujuh keponakan, lima menara, lima sentimeter di depan kening, tujuh belas tahun, dua puluh tahun. Tugas keempat, lambang: F1 untuk ajang balap dan 212 pada judul Wiro Sableng: Pendekar Kapak Maut Naga Geni 212, angka yang terukir di kapak sang pendekar.

Film Indonesia jelas lebih gemar angka: hampir seperempat judul nasional di katalog ini memuatnya, sedangkan pada film dunia hanya lima dari 108. Pembahasannya ada di Judul berangka.

Delapan judul dengan tanda dan

Delapan judul memakai tanda & untuk menyatukan dua hal, dan enam di antaranya film Indonesia. Dalam lima judul, tanda itu menyatukan dua orang: Milly & Mamet, June & Kopi, Geez & Ann, Marley & Me, dan The Prince & Me.

Dalam tiga judul lain, pasangannya lebih jenaka. Aruna & Lidahnya menyandingkan seorang perempuan dengan indra pengecapnya. Ali & Ratu Ratu Queens menyandingkan seorang pemuda dengan empat perempuan dan satu wilayah kota New York. Imperfect: Karier, Cinta & Timbangan menyandingkan tiga kecemasan sekaligus.

Tanda & dalam judul hampir selalu berjanji tentang hubungan. Bila Anda melihatnya, bersiaplah untuk cerita tentang dua pihak yang saling membutuhkan.

Tanda baca dalam judul

Judul film jarang memakai tanda baca, sehingga yang memakainya menonjol. Tiga judul berakhir dengan tanda tanya: dua film Ada Apa dengan Cinta? dan Are We Done Yet?. Judul berbentuk pertanyaan mengajak penonton mencari jawabannya di dalam film.

Tiga judul memakai tanda seru: Mamma Mia!, tick, tick... BOOM!, dan Warkop DKI Reborn: Jangkrik Boss! Part 1. Ketiganya film yang riuh, dan tanda serunya adalah peringatan yang jujur.

Dua belas judul memakai titik dua untuk memisahkan nama seri dari anak judul, seperti Jumanji: The Next Level dan Sore: Istri Dari Masa Depan. Dan satu judul, Oh. What. Fun., memakai tiga titik untuk mengubah seruan gembira menjadi keluhan yang datar. Rinciannya ada di Tanda baca dalam judul.

Kata yang paling sering muncul

Bila semua judul dipecah menjadi kata, juaranya mudah ditebak: the, kata sandang bahasa Inggris, muncul 34 kali. Di belakangnya and dengan enam kali. Tetapi kata-kata bermakna lebih menarik.

Kata home muncul lima kali dalam empat judul. Kata Christmas muncul empat kali: Christmas at the Palace, Christmas with the Kranks, This Christmas, dan Too Close for Christmas, ditambah bentuk jamaknya dalam Four Christmases. Kata cinta juga muncul empat kali, dalam dua film Cinta dan Rangga, dalam Jatuh Cinta Seperti di Film-Film, dan dalam anak judul Imperfect: Karier, Cinta & Timbangan.

Kata day muncul tiga kali: Ferris Bueller's Day Off, Groundhog Day, dan Valentine's Day. Kata before tiga kali, perfect tiga kali, sweet tiga kali, dan life tiga kali. Rumah, Natal, cinta, hari, manis, hidup: daftar kata itu sudah menggambarkan watak katalog ini. Uraiannya ada di Kata-kata dalam judul.

Bahasa judul film Indonesia

Dari 47 film Indonesia, sebagian besar berjudul bahasa Indonesia, dan beberapa di antaranya sangat puitis: Tenggelamnya Kapal Van Der Wijck, Bumi Manusia, Laskar Pelangi, Sang Pemimpi, Surat untuk Masa Mudaku.

Lima film Indonesia memilih judul berbahasa Inggris sepenuhnya: Home Sweet Loan, A Perfect Fit, Critical Eleven, My Stupid Boss, dan Sweet 20. Beberapa lainnya mencampur: Imperfect: Karier, Cinta & Timbangan dan Ali & Ratu Ratu Queens. Judul Inggris biasanya dipilih untuk film berlatar kota besar dan dunia kerja.

Sebaliknya, judul paling Indonesia sering datang dari bahasa sehari-hari: Cek Toko Sebelah, Susah Sinyal, Orang Kaya Baru, Terlalu Tampan, Ngeri-Ngeri Sedap. Semuanya ungkapan yang pernah Anda dengar di warung, dan semuanya komedi. Perbandingan lengkapnya ada di Bahasa judul.

Nama orang dalam judul

Lebih dari tiga puluh judul memuat nama tokohnya. Cara ini paling tua dan paling sederhana: beri film nama orangnya, dan penonton tahu siapa yang akan ditemuinya.

Ada nama tokoh nyata: Kartini, Gie, Elvis, Tesla, King Richard, Tucker: The Man and His Dream. Ada nama tokoh rekaan: Dilan 1990, Janji Joni, Petualangan Sherina, Ferris Bueller's Day Off, The Secret Life of Walter Mitty, Christopher Robin, Mary Poppins, Hugo.

Ada nama dari buku anak: Alice in Wonderland, Charlie and the Chocolate Factory, Dora and the Lost City of Gold, Dolittle. Dan ada nama hewan: Togo, Paddington, Dumbo, Hachi: A Dog's Tale, Marley & Me.

Judul bernama tokoh menaruh seluruh taruhan pada satu orang. Bila namanya menjadi akrab, film itu hidup lama. Sherina dan Dilan adalah bukti dari negeri sendiri.

Nama tempat dalam judul

Sebagian judul memilih tempat sebagai nama. Notting Hill adalah nama lingkungan di London. Belfast adalah nama kota. Sing Street adalah nama jalan dan sekolah di Dublin. Jurassic Park adalah nama taman yang sebaiknya tetap tutup.

Ada tempat khayal: Slumberland, Alice in Wonderland, dan Narnia. Ada tempat yang menipu: The Wrong Paris, tentang kota Paris yang ternyata berada di Texas. Ada tempat sebagai tujuan: Home Alone 2: Lost in New York dan Christmas at the Palace.

Dari Indonesia, Negeri 5 Menara dan Bumi Manusia memakai kata negeri dan bumi, dua kata yang lebih besar daripada alamat mana pun. Judul bertempat mengundang penonton untuk berkunjung, dan film yang baik membuat kita rindu pada tempat yang baru sekali kita lihat.

Tetangga yang dipertemukan abjad

Kesenangan terbesar daftar isi adalah melihat siapa bertetangga dengan siapa. Abjad mempertemukan film yang jarang sekali disandingkan oleh genre atau tahun.

Kartini berdiri tepat di atas Keluarga Cemara, lalu King Richard: seorang pahlawan nasional, satu keluarga sederhana, dan seorang ayah petenis, tiga baris berurutan. Gie bertetangga dengan The Golden Compass. Laskar Pelangi bertetangga dengan La Dolce Villa dan The Last Sunrise.

Sri Asih berdiri di sebelah Star Trek Beyond, jagoan Indonesia dan awak kapal antariksa. Bumi Manusia menutup huruf B tepat sesudah Bride Wars. Dan Wiro Sableng: Pendekar Kapak Maut Naga Geni 212 bersebelahan dengan Wonder, pendekar abad keenam belas dan bocah sekolah dasar masa kini.

Cobalah menonton dua film bertetangga secara berurutan. Hasilnya sering berupa malam yang berada di luar saran panduan mana pun.

Cara membaca satu baris

Tiap baris daftar isi memuat lima keterangan. Paling kiri ada poster kecil, cukup besar untuk dikenali. Di sebelahnya judul film dengan huruf tebal. Di bawah judul ada tahun, genre utama, dan durasi dalam menit.

Lalu garis titik-titik merentang ke kanan, seperti pada daftar isi buku, dan berakhir pada bintang serta rating penonton. Di buku, garis itu menunjuk nomor halaman. Di sini ia menunjuk nilai. Menekan bagian mana pun dari baris membuka halaman film. Penjelasannya ada di Baris daftar isi.

Halaman film dan tombol Tonton sekarang

Halaman film memuat judul, tahun, durasi, rating, genre, sinopsis berbahasa Indonesia, pemeran utama, dan sutradara, dengan poster berukuran penuh. Dari sana Anda juga dapat menyimpan film ke Daftar Saya.

FilmIndo21 adalah panduan: tugasnya mengenalkan film dan menunjukkan jalannya. Di bagian "Tempat menonton" ada daftar negara dan tombol Tonton sekarang. Pilih negara Anda, tekan tombolnya, dan halaman judul itu terbuka di JustWatch dengan layanan langganan, sewa, beli, dan gratis yang menyediakannya. Soal bahasa dan teks terjemahan ada di Bahasa dan subtitle.

Pencarian, Daftar Saya, dan ponsel

Bila Anda hanya ingat sebagian judul, kotak pencarian di bilah atas lebih cepat daripada menelusuri huruf. Ia menerima judul, nama pemeran, nama sutradara, dan tahun. Caranya ada di Pencarian.

Daftar Saya menyimpan pilihan Anda di peramban, dan tampil dalam bentuk baris yang sama. Petunjuknya ada di Panduan Daftar Saya. Di ponsel, daftar isi menjadi satu kolom dan deret huruf membungkus ke beberapa baris. Lihat FilmIndo21 di ponsel.

Ketika Anda hanya ingat huruf pertamanya

Semua orang pernah mengalaminya: judul film ada di ujung lidah, dan yang teringat hanya huruf depannya. Daftar isi dibuat untuk saat seperti itu. Buka kelompok hurufnya, telusuri sepuluh atau dua belas baris, dan poster kecil di kiri biasanya menyelesaikan teka-teki.

Ada beberapa jebakan yang perlu diketahui. Bila judul yang Anda cari diawali The atau A, carilah di huruf kata berikutnya. Bila Anda mengingat judul terjemahan, cobalah judul aslinya. Bila film itu lanjutan, ia berdiri tepat sesudah film pertamanya.

Dan bila huruf pertamanya pun terlupa, gulirlah dari atas. Seratus lima puluh lima baris dapat disapu mata dalam dua menit, dan Anda mungkin menemukan tiga film lain yang ingin ditonton di sepanjang jalan.

Huruf mana yang paling bagus

Pertanyaan ini separuh bercanda, tetapi angkanya ada. Menurut rata-rata rating, huruf B dan kelompok I serta J memimpin dengan 7,31, disusul S dengan 7,29 serta kelompok K dan L dengan 7,28.

Di ujung lain ada huruf G dengan 6,59 dan huruf C dengan 6,73. Huruf C dibebani beberapa film Natal dan satu film interaktif berating rendah, sedangkan huruf B diuntungkan dua film Before dan satu Bebas.

Tentu saja huruf pertama sebuah judul lepas dari mutu filmnya. Angka-angka ini hanya kebetulan yang menyenangkan, dan pengingat yang baik: statistik bisa dibuat tentang apa saja, dan sebagian hanya untuk tersenyum. Yang sungguh berguna adalah rating di ujung tiap baris.

Film berseri dalam daftar isi

Abjad punya sifat yang berguna: ia menyatukan film berseri. Karena judul lanjutan hampir selalu mengulang judul pertama, keduanya berdiri berurutan. Cek Toko Sebelah dan Cek Toko Sebelah 2. Petualangan Sherina dan Petualangan Sherina 2. Dilan 1990 dan Dilan 1991. Mary Poppins dan Mary Poppins Returns. Jumanji dan Jumanji: The Next Level. Pitch Perfect 2 dan Pitch Perfect 3.

Ada pengecualian yang mengajarkan sesuatu tentang judul. Laskar Pelangi berada di huruf L dan lanjutannya, Sang Pemimpi, di huruf S, karena lanjutan itu memakai judul novelnya sendiri. Nanti Kita Cerita tentang Hari Ini di huruf N dan prekuelnya, Hari Ini Akan Kita Ceritakan Nanti, di huruf H, karena prekuel itu membalik kalimatnya.

Home Alone 2: Lost in New York dan Home Sweet Home Alone bertetangga walau berjarak dua puluh sembilan tahun. Dan Milly & Mamet, cerita sampingan dari kisah Cinta dan Rangga, berdiri jauh di huruf M. Judul menentukan alamat, dan pembuat film yang ingin lanjutannya mudah ditemukan sebaiknya mengulang judul pertama.

Judul asli dan judul yang dikenal

FilmIndo21 memakai judul asli tiap film: judul Indonesia untuk film Indonesia, judul Inggris untuk film mancanegara. Pilihan ini memudahkan pencarian, karena judul asli adalah yang tertera di poster dan di layanan streaming.

Penonton Indonesia umumnya mengenal film asing dengan judul aslinya. Jurassic Park tetap disebut begitu di sini, demikian pula Home Alone 2: Lost in New York dan Mamma Mia!. Sinopsisnya yang kami tulis dalam bahasa Indonesia.

Beberapa judul film Indonesia punya versi internasional yang kadang muncul di poster: kisah sekolah Belitung dikenal di luar negeri dengan nama yang berarti pasukan pelangi, dan kisah geng Bebas dengan nama tentang hari-hari gemilang. Di daftar isi ini, judul Indonesialah yang dipakai, dan di situlah Anda menemukannya.

Judul berbentuk kalimat

Sebagian judul adalah kalimat utuh, dengan subjek dan predikat. Film Indonesia tampaknya menyukai bentuk ini. Nanti Kita Cerita tentang Hari Ini adalah janji. Hari Ini Akan Kita Ceritakan Nanti adalah janji yang sama dari sisi lain. Jatuh Cinta Seperti di Film-Film adalah harapan. Ada Apa dengan Cinta? adalah pertanyaan yang sengaja bermakna ganda, karena Cinta juga nama tokohnya.

Dari luar negeri ada We Bought a Zoo, sebuah pengakuan, You've Got Mail, sebuah pemberitahuan, Are We Done Yet?, sebuah keluhan, dan To All the Boys I've Loved Before, sebuah alamat surat.

Judul berbentuk kalimat terasa seperti seseorang yang mulai bercerita. Sebelum film dimulai, kita sudah mendengar suaranya. Itu sebabnya judul-judul ini mudah menempel, dan sering dikutip dalam percakapan sehari-hari.

Plesetan dan permainan kata

Beberapa judul dibuat dengan senyum. Home Sweet Loan mengganti satu kata dalam ungkapan lama tentang rumah dengan kata pinjaman. Home Sweet Home Alone menggabungkan ungkapan yang sama dengan judul film pendahulunya. La Dolce Villa mengganti kata hidup dalam ungkapan Italia dengan kata vila.

Dog Gone memainkan dua arti: anjing yang hilang dan sebuah seruan kesal. Liar Liar mengambil awal ejekan anak-anak. Flipped berarti terbalik sekaligus jatuh hati. Upgraded berarti naik kelas di pesawat dan naik kelas dalam hidup.

Dari Indonesia, Terlalu Tampan memakai keluhan yang ingin dimiliki semua orang, dan Orang Kaya Baru memakai sebutan yang biasanya diucapkan sambil berbisik. Judul yang jenaka adalah janji pertama sebuah komedi, dan penonton menagihnya sejak menit pertama.

Daftar isi untuk penonton kecil

Anak-anak yang baru belajar membaca menyukai daftar isi, karena di sini mereka bisa berlatih abjad dengan hadiah di ujungnya. Mintalah anak mencari huruf depan namanya, lalu bacakan judul-judul di kelompok itu.

Untuk huruf J ada Jumbo dan Jumanji. Untuk huruf P ada Paddington dan Petualangan Sherina. Untuk huruf D ada Dumbo, Dolittle, dan Dora and the Lost City of Gold. Untuk huruf W ada Wonder. Untuk huruf H ada Hugo.

Permainan lain: minta anak menebak film dari poster kecilnya sebelum membaca judul. Atau hitung bersama berapa judul yang memuat angka. Daftar isi adalah buku latihan membaca yang tiap barisnya berujung pada tontonan keluarga.

Tiga cara menjelajahi daftar isi

Cara pertama, satu huruf seminggu. Mulai dari kelompok angka dan A, tonton satu film, lalu pindah ke B pada pekan berikutnya. Dengan lima belas kelompok, daftar isi selesai dijelajahi dalam kurang dari empat bulan, dan Anda sudah menonton lima belas film yang mungkin luput dari pilihan Anda sendiri.

Cara kedua, huruf nama. Tiap anggota keluarga memilih film dari huruf depan namanya. Budi mendapat Bebas atau Big. Sari mendapat Susah Sinyal atau Sing Street. Dimas mendapat Dilan 1990. Keluarga dengan nama berhuruf Q, X, atau Z boleh meminjam huruf tetangga.

Cara ketiga, baris ganjil. Gulir ke sembarang tempat, tutup mata, tunjuk satu baris. Abjad cukup acak dalam hal genre dan tahun, sehingga cara ini memberi kejutan yang sungguhan. Bila hasilnya Tenggelamnya Kapal Van Der Wijck, siapkan waktu hampir tiga jam.

Kuis kecil tentang judul

Cobalah bersama teman. Judul mana yang paling panjang? Film Narnia, sepuluh kata. Judul mana yang paling pendek? F1. Huruf mana yang paling ramai? C, empat belas judul. Huruf mana yang hanya punya satu film? R, dengan Rain Man.

Berapa judul yang diawali The? Tujuh belas. Berapa yang berupa pertanyaan? Tiga. Kata bermakna apa yang paling sering muncul? Home, lima kali. Judul mana yang memuat tiga titik di tengahnya? tick, tick... BOOM!.

Dan pertanyaan pamungkas: film apa yang berada tepat di tengah daftar isi, di baris ke-78? Jawabannya Jumanji: The Next Level, sebuah lanjutan di huruf J. Di kiri kanannya berdiri 77 film.

Judul di poster dan judul di ingatan

Judul yang tercetak di poster kadang berbeda dari judul yang hidup di mulut penonton. Orang menyebut film Cinta dan Rangga dengan singkatan empat huruf. Orang menyebut roman Hamka cukup dengan "Van Der Wijck". Film pendekar bernomor disebut cukup dengan nama pendekarnya.

Daftar isi ini memakai judul lengkap, tetapi kotak pencarian memahami potongan. Ketik "wijck", "wiro", atau "sherina", dan barisnya muncul. Judul lengkap menjaga ketertiban abjad, potongan judul menjaga kecepatan Anda.

Singkatan yang lahir dari penonton adalah tanda sayang. Film yang punya nama panggilan biasanya film yang sudah menjadi milik orang banyak.

Sedikit tentang daftar isi

Daftar isi adalah penemuan lama. Para penyalin naskah menambahkannya pada kitab-kitab tebal supaya pembaca dapat menemukan bagian yang dicari, dan sejak itu hampir tiap buku serius memilikinya. Susunan abjad datang dari kamus dan ensiklopedia, yang butuh cara menyusun ribuan hal secara adil.

Toko kaset dan persewaan film pada dasawarsa sembilan puluhan mewarisi cara itu. Rak-rak disusun menurut abjad judul, dan pengunjung berjalan dari A ke Z dengan jari menelusuri punggung kotak. Banyak penonton menemukan film kesayangannya secara kebetulan di rak itu, karena berdiri di sebelah film yang sebenarnya dicari.

FilmIndo21 menghidupkan kembali pengalaman tersebut. Daftar isi kami adalah rak persewaan dalam bentuk halaman: tertib, lengkap, dan penuh tetangga yang mengejutkan.

Mengapa seluruh katalog ada di satu halaman

Kebanyakan panduan memperlihatkan beberapa poster dan menyembunyikan sisanya di balik tombol. FilmIndo21 menuliskan semuanya. Seratus lima puluh lima baris di halaman depan, tiap baris dengan tautannya sendiri.

Alasannya kejujuran dan kecepatan. Anda tahu persis seberapa besar katalog ini, dan tiap film berjarak satu tekan dari beranda. Poster kecil dipilih supaya halaman tetap ringan di ponsel dengan sambungan lambat, dan gambar dimuat sambil Anda menggulir.

Sebuah daftar isi yang baik membuat buku terasa bisa dijelajahi. Kami berharap halaman ini memberi rasa yang sama: seluruh katalog ada di depan mata, dan Anda bebas membuka halaman mana pun.

Bekal kecil sebelum memilih

Pertama, bila Anda tahu judulnya, langsung ke hurufnya. Bila ragu, pakai kotak pencarian.

Kedua, lirik baris di atas dan di bawah judul yang Anda cari. Tetangga abjad sering menjadi tontonan berikutnya.

Ketiga, baca angka di ujung garis titik-titik. Rating membantu memutuskan di antara dua judul yang sama menariknya.

Keempat, sesekali mulailah dari huruf yang jarang Anda buka. Kelompok N dan O pendek saja dan menyimpan film berating 8,0, dan huruf G menyimpan salah satu komedi paling cerdas di katalog.

Bunyi judul: rima dan huruf yang berulang

Judul yang baik enak diucapkan, dan banyak judul di daftar ini memakai pengulangan bunyi. Huruf awal yang sama: Janji Joni, Milly & Mamet, Terlalu Tampan, Susah Sinyal, Pitch Perfect 2, Candy Cane Lane, Sing Street, Mamma Mia!. Lidah menyukai pengulangan itu, dan ingatan ikut terbantu.

Kata yang diulang penuh: Liar Liar, Ngeri-Ngeri Sedap, dan "Ratu Ratu" dalam Ali & Ratu Ratu Queens. Bunyi akhir yang senada: Sweet 20 dalam lafal Inggrisnya, dan Dilan 1990, yang angka tahunnya ikut berirama bila diucapkan.

Para pemberi judul Indonesia tampak sangat sadar bunyi. Cek Toko Sebelah punya tiga kata pendek dengan ketukan rata. Laskar Pelangi punya dua kata yang sama-sama memuat bunyi "la". Cobalah membaca daftar isi keras-keras: Anda akan mendengar mengapa judul-judul tertentu sulit dilupakan.

Kata waktu dalam judul

Waktu adalah bahan judul yang disukai. Dalam bahasa Inggris: day pada tiga judul, before pada tiga judul, again pada 17 Again, next pada Jumanji: The Next Level, last pada The Last Sunrise. Dua film Before bahkan memakai waktu dua kali: sebelum, dan matahari terbit atau terbenam.

Dalam bahasa Indonesia: nanti dan hari ini, yang muncul bersama dalam dua judul dengan urutan terbalik. Masa depan dalam Sore: Istri Dari Masa Depan, dan sore itu sendiri, nama tokoh yang sekaligus nama waktu. Masa muda dalam Surat untuk Masa Mudaku. Dan angka tahun dalam dua film Dilan.

Judul berkata waktu hampir selalu milik film tentang kenangan atau kesempatan kedua. Ketika Anda melihat kata before, again, nanti, atau masa di sebuah baris, bersiaplah untuk cerita yang menoleh ke belakang.

Kata keluarga dalam judul

Beberapa judul langsung menyebut hubungan keluarga. 1 Kakak 7 Ponakan menyebut dua sekaligus. Keluarga Cemara menyebut keluarga itu sendiri. Flora and Son menyebut seorang ibu dan putranya. Mamma Mia! adalah seruan Italia yang berarti ibuku.

Uncle Drew menyebut paman, King Richard menyebut raja yang sesungguhnya seorang ayah, dan Sore: Istri Dari Masa Depan menyebut istri. The Prince & Me dan Marley & Me menyebut "aku", kata yang membuat judul terasa seperti buku harian.

Judul dengan kata kerabat bekerja cepat. Penonton langsung tahu film itu akan berbicara tentang rumah, dan duduk dengan hati yang sudah terbuka.

Judul yang mirip dan cara membedakannya

Karena tersusun menurut abjad, judul yang mirip berdiri berdekatan, dan itu memudahkan kita membedakannya. The Jungle Book dan Jungle Cruise bertetangga: yang pertama tentang anak rimba di India, yang kedua tentang perahu di sungai Amazon. Christmas at the Palace dan Christmas with the Kranks bertetangga: satu roman kerajaan, satu komedi tetangga.

Home Alone 2: Lost in New York dan Home Sweet Home Alone berasal dari seri yang sama dengan jarak hampir tiga dasawarsa. The Last Sunrise di huruf L mudah tertukar dengan Before Sunrise di huruf B: tahun di tiap baris, 2026 dan 1995, menyelesaikan kebingungan itu.

Di sinilah keterangan kecil pada tiap baris menunjukkan gunanya. Tahun, genre, dan poster mungil cukup untuk memastikan Anda menekan film yang dimaksud.

Kata pertama yang paling laku

Selain kata sandang, kata pembuka yang paling sering dipakai adalah home, empat judul, lalu Christmas, dua judul, serta before, Dilan, Jumanji, Mary, Cek, Petualangan, Pitch, dan Ada, masing-masing dua judul karena filmnya berseri.

Di antara judul Indonesia, kata pembuka sangat beragam: hampir tiap film punya kata pertamanya sendiri. Itu sebabnya film Indonesia tersebar merata di daftar isi, dari A sampai W, dan hadir di tiap kelompok huruf dari lima belas yang ada.

Keragaman itu kabar baik bagi pencari. Makin berbeda kata pertamanya, makin cepat sebuah judul ditemukan di antara tetangganya.

Lima langkah untuk kunjungan pertama

Langkah pertama: lihat deret huruf di beranda dan tekan huruf depan judul yang Anda cari, atau huruf mana saja yang menarik. Langkah kedua: telusuri baris-baris di kelompok itu. Semua judulnya tertulis lengkap menurut abjad.

Langkah ketiga: baca tahun, genre, dan rating di tiap baris, lalu tekan judul yang menarik. Langkah keempat: baca sinopsis dan lihat pemerannya. Langkah kelima: pilih negara Anda dan tekan Tonton sekarang untuk melihat layanan yang menayangkannya secara resmi.

Seluruh proses memakan waktu sekitar dua menit. Uraian tiap langkah ada di Mulai di FilmIndo21.

Yang dijaga FilmIndo21

Tiap film berada di tepat satu kelompok huruf, sehingga lima belas kelompok itu bersih dari tumpang-tindih dan jumlahnya selalu 155. Urutan abjad mengikuti aturan yang sama untuk semua judul. Seluruh katalog tertulis di halaman depan. Angka di halaman ini dihitung dari katalog itu sendiri.

Sinopsis ditulis dalam bahasa Indonesia yang wajar. Rating adalah rata-rata penilaian penonton dan ditampilkan apa adanya, yang tinggi maupun yang rendah. Tombol Tonton sekarang selalu mengarah ke halaman pencarian layanan resmi.

Dan daftar isi ini akan tetap sederhana: satu abjad, satu baris per film, satu angka di ujung garis.

Pertanyaan yang sering diajukan

Jawaban singkat untuk pertanyaan yang paling sering datang ada di bawah ini. Versi panjangnya ada di halaman Tanya jawab.

Dari A sampai Y

Sebuah katalog film bisa disusun dengan seribu cara yang cerdik. FilmIndo21 memilih cara yang paling polos, dan kepolosan itu punya pesonanya. Abjad memperlakukan semua film sama, mempertemukan tetangga yang ganjil, dan selalu bisa diandalkan ketika Anda tahu apa yang dicari.

Buka satu huruf malam ini. Telusuri barisnya, pilih satu judul, dan lirik tetangganya untuk besok. Dari 1 Kakak 7 Ponakan sampai Your Place or Mine, seluruh daftar isi menunggu. Selamat membaca, dan selamat menonton.

Pertanyaan

Apa itu FilmIndo21?

FilmIndo21 adalah panduan film berbahasa Indonesia yang berbentuk daftar isi. Seluruh 155 film tertulis di halaman depan menurut abjad, dalam lima belas kelompok huruf, dengan tahun, genre, durasi, dan rating di tiap baris.

Bagaimana judul diurutkan?

Menurut abjad huruf pertama. Kata sandang The, A, dan An di depan judul berbahasa Inggris dilewati, judul berangka berada sebelum huruf A, dan huruf besar serta kecil diperlakukan sama.

Di mana saya bisa menonton filmnya?

Buka halaman film, pilih negara Anda di bagian Tempat menonton, lalu tekan Tonton sekarang. Halaman judul itu terbuka di JustWatch dengan daftar layanan resmi yang menyediakannya.

Huruf mana yang paling banyak filmnya?

Huruf C dengan 14 judul, disusul huruf H dengan 12 judul, lalu B, M, dan S dengan masing-masing 11 judul.

Mengapa The Holiday ada di huruf H?

Karena kata sandang The dilewati saat mengurutkan, seperti di perpustakaan. Tujuh belas judul berawalan The tersebar ke huruf kata berikutnya, dan huruf T hanya memuat sembilan judul.

Adakah huruf yang kosong?

Ada tiga: Q, X, dan Z. Huruf R hanya punya satu judul, Rain Man, dan huruf E, I, O, U, V, serta Y masing-masing punya dua.

Apa arti angka di ujung garis titik-titik?

Itu rating film, rata-rata penilaian penonton dalam skala sepuluh. Garis titik-titik meniru daftar isi buku, tempat tiap baris berakhir pada nomor halaman.

Bisakah FilmIndo21 dibuka di ponsel?

Bisa. Daftar isi menjadi satu kolom, deret huruf membungkus ke beberapa baris, dan menu ringkas terbuka dari tombol di sudut atas.

Bagaimana cara menyimpan film?

Tekan tombol Daftar Saya di halaman film. Daftar tersimpan di peramban Anda dan bisa dibuka kapan saja dari menu atas.

Bagaimana bila saya hanya ingat sebagian judul?

Pakai kotak pencarian di bilah atas. Ketik potongan judul, nama pemeran, nama sutradara, atau tahun, dan baris yang cocok akan muncul.